Bagaimana Penyakit Autoimun Kulit Bisa Menyerang

Apa itu penyakit autoimun kulit ? Bagaimana Bisa Menyerang ? penyakit autoimun adalah penyakit  yang di sebabkan oleh reaksi sistem kekebalan (sistem imun) tubuh pada kulit.

Bagaimana Penyakit Autoimun Kulit Bisa Menyerang

Sebab sel darah putih serta antibodi tubuh yang terlalu kuat melawan jaringan tubuh sendiri atau protein ekstraseluler.

Karena sistem imun tubuh terdiri dari sel darah putih, antibodi yang berfungsi untuk melawan insfeksi atau protein asing.

Dengan demikian sistem imun tubuh memiliki kemampuan untuk membedakan sel tubuh sendiri sendiri dan sel asing.

Akan berbeda jika pada individu yang terkena penyakit autoimun kulit, sistem imun kehilangan kemampuan untuk membedakan sel tubuh dengan sel asing sehingga sistem imun akan menyerang sel tubuh sendiri

Biasanya penyakit ini menyerang organ yang bervariasi, umumnya salah satu organ yang dapat diserang pada kasus autoimun adalah kulit.

Pada lapisan dasar epidermin akan ditandai dengan kerusakan pada jaringan ikat dan formasi vesikula pada lapisan subepidermis.

baca juga : Manfaat Daun Salak Ternyata Bisa Sebagai Alternatif Pengobatan Wasir

Gejala Autoimun

Secara umum belum diketahui apa penyebab penyakit autoimun kulit, namun beberapa faktor di bawah ini dapat meningkatkan risiko seseorang untuk menderita penyakit ini,

  1. Etnis. Beberapa penyakit autoimun kulit umumnya menyerang etnis tertentu. Seperti diabetes tipe1 umumnya menimpa orang Eropa, sedangkan lupus rentan terjadi pada orang Afrika-Amerika dan Amerika Latin.
  2. Gender. Wanita lebih rentan terserang penyakit autoimun dibanding pria. Biasanya penyakit ini dimulai pada masa kehamilan.
  3. Lingkungan. Bisa juga paparan dari lingkungan, seperti cahaya matahari, bahan kimia, serta infeksi virus dan bakteri, bisa menyebabkan seseorang terserang penyakit autoimun dan memperparah keadaannya.
  4. Riwayat keluarga. Biasa juga penyakit autoimun ini menyerang anggota keluarga yang lain. Walaupun tidak selalu terserang penyakit autoimun yang sama, mereka rentan terkena penyakit autoimun yang lain.

Gejala Autoimun

Sebenarnya ada lebih dari 80 penyakit yang digolongkan penyakit autoimun.

Salah satu di antaranya memiliki gejala yang sama., umumnya gejala awal penyakit autoimun adalah:

  1. Kelelahan.
  2. Pegal otot.
  3. Ruam kulit.
  4. Demam ringan.
  5. Rambut rontok.
  6. Sulit berkonsentrasi.
  7. Kesemutan di tangan dan kaki.

Dari beberapa kasus penyakit autoimun memiliki gejala yang spesifik, misalnya sering merasa haus, lemas, dan penurunan berat badan pada penderita diabetes tipe 1.

Beberapa contoh dari penyakit autoimun beserta gejalanya, adalah:

  1. Lupus; dapat memengaruhi hampir semua sistem organ dan menimbulkan gejala seperti demam, nyeri sendi, ruam kulit, kulit sensitif, sariawan, bengkak pada tungkai, sakit kepala, kejang, nyeri dada, sesak napas, pucat, dan perdarahan.
  2. Penyakit Graves; dapat mengakibatkan kehilangan berat badan, mata menonjol, gelisah, rambut rontok, jantung berdebar
  3. Psoriasis; kulit bersisik
  4. Multiple sclerosis; nyeri, lelah, otot tegang, gangguan penglihatan, dan kurangnya koordinasi tubuh merupakan gejala dari multiple sclerosis 
  5. Myasthenia gravis; kelelahan yang semakin parah seiring aktivitas yang dilakukan.
  6. Tiroiditis Hashimoto; kelelahan, depresi, sembelit, peningkatan berat badan, kulit kering, dan sensitif pada udara dingin.
  7. Kolitis ulseratif dan Crohn’s disease; nyeri perut, diare, BAB berdarah, demam, dan penurunan berat badan.
  8. Rheumatoid arthritis; menimbulkan gejala nyeri sendi, radang sendi, dan pembengkakan.
  9. Sindrom Guillain-Barre; kelelahan sampai kelumpuhan.

Bisa juga timbul gejala secara tiba-tiba dengan derajat yang berat, kadang Flare timbul karena dipicu oleh suatu hal, misalnya paparan sinar matahari atau stres.

Cegah Autoimun

Lebih baik mencegah daripada mengobati, Karena cukup sulit dalam mencegah penyakit autoimun kulit, penyebab pastinya tidak di ketahui.

Mungkin beberapa usaha yang bisa dilakukan yaitu:

  1. Menjaga berat badan tetap ideal
  2. Tidak merokok
  3. Mencegah berbagai infeksi tubuh baik karena bakteri atau virus
  4. Menjaga kadar vitamin D dalam darah tetap normal

Bila sudah terindikasi penyakit autoimun kulit Anda perlu tetap tenang ketika dokter mendiagnosis bahwa Anda positif terkena penyakit autoimun.

Maksimalkan untuk memeriksakan kondisi secara teratur ke dokter yang menangani.

Dan penting juga untuk mulai menerapkan pola hidup sehat. Dengan makan makanan sehat, rutin berolahraga, dan mengurangi stres.

Perlu digaris bawahi, jangan tergoda oleh metode pengobatan yang belum ada bukti ilmiahnya.

Cari informasi dan pelajari penyakit autoimun kulit Anda dari dokter yang bersangkutan atau sumber bacaan yang terpercaya.

Demikianlah ulasan Bagaimana Penyakit Autoimun Kulit Bisa Menyerang, semoga bermanfaat.

Shares
error: Content is protected !!