Penyakit Aids Dan Penularannya Serta Dampaknya Pada Kekebalan Tubuh

Apa sih penyakit HIV/Aids ? Dan bagaimana penyakit Aids dan penularannya serta apa dampaknya pada kekebalan tubuh. Ternyata berdasarkan penyebutan HIV/AIDS sebagai satu istilah, padahal HIV dan AIDS mempunyai arti yang berbeda.

Penyakit Aids Dan Penularannya Serta Dampaknya Pada Kekebalan Tubuh

Sedangkan HIV merupakan singkatan dari Human Immunodeficiency Virus. Dan Virus ini merupakan virus yang dapat menyebabkan AIDS.

Apabila anda terinfeksi HIV, anda akan dikatakan sebagai HIV positif.

Pada dasarnya HIV menyerang sistem kekebalan tubuh, yang mana adalah pertahanan tubuh terhadap penyakit.

Penyakit Aids Dan Penularannya apabila sistem kekebalan tubuh seseorang telah dirusak oleh virus, maka akan mengembangkan AIDS (Acquired Immune Deficiency Syndrome).

Disinilah mereka akan mendapatkan infeksi dan penyakit, yang mana tubuh mereka biasanya bisa melawan.

Setelah didiagnosa menderita HIV bukan berarti seseorang memiliki AIDS atau mereka akan meninggal.

Dengan melakukan perawatan akan memperlambat kerusakan pada sistem kekebalan tubuh sehingga orang dengan HIV dapat tetap baik, dan mendapat harapan hidup sehat dan memuaskan.

Gejala Penyakit Aids Dan Penularannya

Walaupun orang yang memiliki HIV tidak menunjukkan gejala apa pun, Anda masih dapat menularkan virus ini ke orang lain.

Karena hal ini akibat HIV dapat memakan waktu 2-15 tahun sampai bisa memunculkan gejala.

Karena kemungkinan saja memiliki HIV dan masih terlihat sehat, juga bisa berkegiatan secara normal layaknya orang sehat lainnya.

Penyakit Aids Dan Penularannya umumnya, Anda tidak tahu dengan pasti Anda memiliki HIV atau tidak sampai melakukan pemeriksaan.

Umumnya HIV tidak akan langsung merusak organ tubuh Anda.

Justru, penyakit ini akan menyerang sistem kekebalan tubuh sehingga mengakibatkan berbagai penyakit lainnya, terutama infeksi.

Penyakit Aids Dan Penularannya dengan gejala mirip dengan infeksi virus lainnya, yaitu:

  1. Demam
  2. Sakit kepala
  3. Kelelahan
  4. Nyeri otot
  5. Kehilangan berat badan
  6. Pembengkakan kelenjar getah bening di tenggorokan, ketiak, atau pangkal paha

Apabila HIV dibiarkan, maka kondisi ini bisa mengarah pada AIDS dengan gejala yang lebih parah.

Beberapa gejala AIDS yang biasanya muncul, antara lain :

  1. Timbul sariawan luka pada lidah atau mulut yang disebabkan oleh infeksi jamur
  2. Adanya infeksi jamur vagina yang parah atau berulang
  3. Penyakit radang panggul kronis
  4. Infeksi parah dan sering mengalami kelelahan ekstrem tanpa sebab, bersamaan dengan sakit kepala dan/atau pusing
  5. Berat badan turun lebih dari 5 kg yang tidak disebabkan karena olahraga atau diet
  6. Lebih mudah mengalami memar
  7. Diare yang lebih sering
  8. Sering demam dan berkeringat di malam hari
  9. Pembengkakan atau mengerasnya kelenjar getah bening di tenggorokan, ketiak, atau pangkal paha
  10. Batuk kering terus-menerus
  11. Sering mengalami sesak napas
  12. Perdarahan pada kulit, mulut, hidung, anus, atau vagina tanpa penyebab yang pasti
  13. Ruam kulit yang sering atau tidak biasa
  14. Mati rasa parah atau nyeri pada tangan dan kaki
  15. Hilangnya kendali otot dan refleks, kelumpuhan, atau hilangnya kekuatan otot
  16. Kebingungan (linglung) atau perubahan kepribadian

Bukan itu saja, Penyakit Aids Dan Penularannya bisa juga kemungkinan bahwa Anda akan mengalami berbagai gejala di luar yang telah disebutkan diatas.

Penyakit Aids Dan Penularannya Disebabkan Oleh?

Penyakit AIDS disebabkan oleh virus HIV. Sedangkan HIV ditularkan melalui kontak dengan darah yang terinfeksi, air mani, cairan vagina, dan air susu ibu (ASI) dari orang yang terinfeksi.

Umpamanya, ketika Anda berhubungan seks baik vagina, anal, atau oral dengan seseorang yang memiliki HIV tanpa kondom, virus ini akan sangat mudah menular.

Hal ini karena adanya pertukaran cairan tubuh antara orang yang terinfeksi dengan orang yang sehat.

Serta kondisi ini akan meningkat risikonya jika di organ seksual Anda terdapat luka terbuka.

Khususnya remaja perempuan akan riskan dan sangat rentan terhadap infeksi HIV karena selaput vagina mereka lebih tipis dan lebih rentan terhadap infeksi dibandingkan wanita dewasa.

Bukan saja melalui kontak seksual, ada berbagai hal lain yang menyebabkan seseorang terkena penyakit yang melemahkan sistem imun ini, yaitu:

  1. Berbagi jarum suntik dan peralatan suntik lainnya dengan orang yang terkontaminasi dengan HIV.
  2. Menggunakan peralatan tato dan body piercing (termasuk tinta) yang tidak disterilkan dan pernah dipakai oleh orang dengan HIV.
  3. Dari seorang ibu dengan HIV kepada bayinya (sebelum atau selama kelahiran) dan saat menyusui.
  4. Memiliki penyakit seksual (PMS) lainnya, seperti klamidia atau gonore karena virus HIV akan sangat mudah masuk saat sistem kekebalan tubuh lemah.
  5. Adanya kontak dengan darah, air mani, atau cairan vagina dari orang yang memiliki infeksi HIV pada luka terbuka yang Anda miliki.

Akan tetapi Penyakit Aids Dan Penularannya, Jika Anda tidak tertular HIV melalui kontak sehari-hari, seperti:

  1. Bersentuhan
  2. Berjabat tangan
  3. Berpelukan atau berciuman
  4. Batuk dan bersin
  5. Mendonorkan darah ke orang yang terinfeksi
  6. Menggunakan kolam renang atau dudukan toilet yang sama
  7. Berbagi sprei
  8. Berbagi peralatan makan atau makanan yang sama
  9. Dari hewan, nyamuk, atau serangga lainnya

Penyakit Aids Dan Penularannya Serta Dampaknya Pada Kekebalan Tubuh

Karena HIV adalah virus. Maka Virus adalah kuman kecil yang dapat masuk kedalam tubuh dan menyebabkan penyakit.

Dimana virus-virus ditularkan dari orang kepada orang lain melalui cara yang berbeda-beda dan menyebabkan berbagai macam jenis penyakit.

Umpamanya:

  • flu menyebar melalui udara,
  • herpes melalui kontak fisik dan
  • polio melalui minum air yang terkontaminasi.

Disini virus HIV hanya ditularkan ketika cairan tubuh dari seseorang yang hidup dengan HIV memasuki aliran darah orang lain.

Penyakit Aids Dan Penularannya dimana kondisi sistem kekebalan tubuh adalah sistem pertahanan alami tubuh Anda.

Karena sistim kekebalan tubuh ini akan melindungi tubuh Anda terhadap infeksi dan penyakit.

Dan sistim ini terdiri dari banyak sel yang berbeda yang bekerja sama untuk menemukan dan menghancurkan virus, bakteri dan kuman lain yang menyebabkan infeksi dan penyakit.

Sebab sel darah putih (atau disebut CD4 T-sel) adalah sel-sel sistem kekebalan tubuh yang penting yang membantu mengkoordinasikan sistem kekebalan tubuh.

baca juga : Terapi Makanan Bantu Untuk Mencegah Penyakit Autoimun

Virus HIV akan menyerang sel sistem kekebalan tubuh.

Dan secara khusus, menginfeksi dan menggunakan sel CD4 sebagai ‘pabrik’ untuk mereproduksi dan menghancurkan sel-sel CD4 yang sedang berproses.

Apabila sel CD4 semakin hancur, maka akan semakin lemah sistim kekebalan tubuhnya.

Bila kekebalan tubuh semakin melemah, risiko mengembangkan infeksi dan penyakit menjadi lebih besar.

Sudah pastinya dengan seiring berjalannya waktu, dan tanpa pengobatan, jumlah sel CD4 dapat menjadi begitu sangat rendah dan dapat menyebabkan seseorang mengembangkan AIDS.

Demikianlah ulasan mengenai Penyakit Aids Dan Penularannya Serta Dampaknya Pada Kekebalan Tubuh, semoga bermanfaat.

Shares
error: Content is protected !!