Manfaat Seledri Untuk Ginjal Kronis Fakta Atau Mitos?

Manfaat Seledri Untuk Ginjal di masyarakat berkembang bahwa seledri bisa sebagai alternatif penyembuhan ginjal kronis, ternyata daun seledri bisa membersihkan ginjal secara efektif, karena air seni yang keluar dan membawa garam juga racun yang terakumulasi di tubuh akibat fungsi penyaringan ginjal sehingga kesehatan ginjal akan tetap terjaga.

Manfaat Seledri Untuk Ginjal Kronis Fakta Atau Mitos?

Manfaat Seledri Untuk Ginjal Kronis Fakta Atau Mitos?

Kandungan yang terdapat pada daun seledri teterdiri dari vitamin A, batangnya merupakan sumber vitamin B1, B2, B6 dan C yang kaya potasium, folat, kalsium, magnesium, besi, fosfor, natrium dan kandungan asam amino esensial yang tinggi.

Serta terdapat Natrium organik alami yaitu garam dalam seledri sangat aman untuk dikonsumsi dan sangat penting untuk kesehatan tubuh.

Jika anda yang mengalami gangguan dengan kestabilan darah seperti hipertensi masih aman untuk mengkonsumsi natrium yang terkandung di dalam seledri.

Bahkan manfaat seledri untuk ginjal dan selalu dikaitkan dengan menurunkan tekanan darah, padahal saledri juga dapat membantu anda dalam menjaga fungsi ginjal.

Manfaat seledri untuk ginjal dimana seledri memiliki efek sebagai diuretik alami karena mengandung dua zat, apiol dan miristisin, yang ditemukan pada minyak seledri.

Jumlah kandungan zat ini bervariasi yang terdiri lebih dari 30 varietas seledri, jumlahnya bervarisasi dari berbagai jenis tanaman yang terkonsentrasi pada daun dibanding pada akarnya.

Ada lembaga yang di Jerman telah menunjukan bahwa seledri dapat digunakan untuk membersihkan tubuh dari batu ginjal, namun berbeda dengan Tufts Medical Center hingga saat ini belum ada bukti klinis untuk mendukungnya, potensi yang sudah diuji klinis dapat meningkatkan volume urin.

Kandungan dalam seledri mengandung flavonoid dan antioksidan, terutama luteolin, apigenin, asam folat, vitamin K, vitamin C, dan vitamin A.

Kandungan setengah sendok makan seledri kering terdapat sekitar 6,0 mg dari lycopene dan 10,7 mg alpha karoten serta 82,9 mg lutein + zeaxanthin dan 80,7 mg beta karoten.

Efek Seledri

Dalam sebuah studi Journal of Ethnopharmacology Maret 2002, mencatat pengaruh ekstrak biji seledri mempengaruhi jumlah volume urin pada tikus.

Hasil dari penelitian ini menemukan bahwa tikus yang meminum ekstrak biji seledri memproduksi lebih banyak urin secara signifikan selama 24 jam dibandingkan tikus lain yang meminum air.

Manfaat Seledri Untuk Ginjal

Seledri bukan saja menjadi sumber vitamin dan mineral tertentu serta berguna sebagai diuretik dan pencahar.

Daun seledri bisa digunakan untuk pengobatan prostat, hati dan penyakit limpa, serta anemia dan infeksi mikroba. Namun, belum ada uji klinis untuk mengkonfirmasi cara penggunaannya.

KesimpulanManfaat Seledri Untuk Ginjal Kronis Hanya Mitos?

Kandungan seledri dapat membersihkan ginjal tidak berdasarkan uji klinis, hanya berdasarkan asumsi.

Dengan banyaknya kandungan vitamin, mineral, flavonoid, dan antioksidan, pada umumnya diakui sangat aman digunakan sebagai makanan.

Dalam hal keamanannya dan efektifitas dari manfaatnya untuk dosis yang lebih tinggi dalam makanan belum terbukti dan harus dihindari, terutama bagi wanita hamil.

Dalam mengkonsumsi seledri secara berlebihan harus dihindari oleh wanita hamil karena memungkinkan merangsang menstruasi serta keguguran, namun dalam jumlah normal cukup aman.

Demikianlah Manfaat Seledri Untuk Ginjal, dan bijaklah anda dalam mencari solusi pengobatan alternatif. Untuk lebih meyakinkan lebih baik konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter, semoga bermanfaat.


baca : Cara Jitu Bakar Lemak Tubuh Usai Lebaran Dengan Buah dan Sayuran

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!