Hancurnya Bisnis Penyebabnya Hanya Sepele Yang Perlu Diantisipasi

Hancurnya bisnis – Terkadang hanya karena hal sepele yang bisa menyebabkan suatu usaha jadi ambruk. Membangun bisnis membutuhkan suatu perjuanagan yang besar, sama seperti kita mengisi air ke dalam tangki dengan ukuran yang sangat besar, jika anda bermalas-malasan tempat tersebut tidak akan pernah penuh.

Hancurnya Bisnis Penyebabnya Hanya Sepele Yang Perlu Diantisipasi

Sebaliknya jika anda giat mengisi walaupun sedikit demi sedikit, maka tangki akan penuh dan bisa memenuhi kebutuhan kita.

Agar suatu bisnis dibangun tidak sia-sia, anda perlu mencurahkan dan mengorbankan banyak hal dalam membangun bisnis. Kunci utamanya ada pada diri sendiri selaku motor penggerak usaha.

Hancurnya Bisnis Penyebabnya Hanya Sepele Yang Perlu Diantisipasi Terkadang banyak yang tidak menyadari kebiasaan yang dianggap remeh justru itu bisa menghambat dan hancurnya bisnis kita, kebiasaan apa saja ?

Hancurnya Bisnis Penyebabnya Hanya Sepele Yang Perlu Diantisipasi

1.) Mengabaikan Pencatatan Keuangan Rutin

Mengabaikan pencatatan keuangan sama seperti kehancuran bagi bisnis, keuangan menjadi hal yang paling penting, keuangan yang dirancang jelas akan membantu anda dalam mengembangkan bisnis. Sehingga arus keuangan menjadi lebih terarah dan sesuai budget yang ditentukan.

Anggaran bulanan sangat membantu untuk memprediksi pengeluaran dalam jangka pendek sedangkan anggaran tahunan dapat membantu anda untuk mengetahui kinerja bisnis yang sesungguhnya.

2.) Salah Dalam memilih Supplier

Kinerja bisnis tidak akan berjalan maksimal tanpa supplier, terutama untuk usaha yang bergerak di bidang produksi. Sebelum mulai produksi cari dan tetapkan pemasok untuk mensuplai bahan baku selama kegiatan produksi berlangsung.

Pilih supplier yang memiliki persediaan berlimpah supaya tidak gonta ganti ketika stok bahan baku habis. Pastikan harga dari supplier terjangkau hingga produksi tidak terlalu mahal. Bandingkan harga dari beberapa supplier untuk mendapatkan supplier utama.

3.) Tidak Bisa Menetapkan harga Jual

Kehadiran kompetitor baru dapat menyebabkan persaingan bisnis semakin ketat. Apalagi jika kompetitor menetapkan harga leih terjangkau. Namun perbedaan harga jangan diambil pusing. Jika harga terlalu rendah perlahan akan membawa bisnis pada zona ketidakstabilan bahkan bisa berujung pada kebangkrutan.

Agar tidak kalah bersaing tetapkan harga produk sesuai, artinya tidak terlalu mahal tidak juga terlalu murah. Pertimbangkan harga kenaikan bahan baku saat produksi untuk mencegah terjadinya kenaikan harga yang signifikan

4.) Lupa Memisahkan Uang Pribadi dan Uang Usaha

Arus pemasukan uang pribadi dan usaha tentu berbeda. Hindari dalam mencampur adukkan dua sumber pemasukan ini untuk menghindari keuangan yang tidak stabil.

Memisahkan keuangan pribadi dan usaha sering dianggap remeh, jika tidak segera dibenahi keuangan akan menjadi simpang siur dan tidak memiliki arah serta tujuan dalam penggunaan yang jelas.

5.) Fokus Mengurusi Bisnis Orang Lain

Bisnis milik kompetitor mungkin lebih sukses dari kita, namun jangan pernah iri terhadap kesuksesan yang di raih orang lain, apalagi sampai ikut campur pada bisnis orang lain. Usahakan tetap fokus pada pengembangan bisnis anda sendiri.

Jika bisnis stak dan tidak berkembang segera temukan akar sebab permasalahannya, bila perlu catat kekurangan yang ada pada bisnis secara rinci. Lalu benahi bagian yang masih dianggap masih kurang memuaskan.

Perhatikan aspek dalam bisnis secara detail

Aspek yang ada dalam bisnis baik besar maupun kecil harus diperhatikan secara detail. Jangan terlalu fokus pada hal-hal yang besar sehingga anda mengabaikan hal kecil

Justru hal kecil bisa memberikan pengaruh yang besar terhadap bisnis, jika hal kecil saja tidak mampu diatasi itu berarti anda tidak akan mampu mengatasi hal yang lebih besar nantinya.

Hancurnya Bisnis Penyebabnya Hanya Sepele Yang Perlu Diantisipasi

baca juga : https://bundasuci.com/liliyana-natsir-pensiun/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!