Cara Membuat Motif Shibori Yang Unik Ala Jepang

Cara Membuat Motif Shibori untuk yang suka batik dan sejenisnya mungkin sudah tidak asing lagi dengan kata shibori. Teknik shibori ini berasal dari Jepang.

Cara Membuat Motif Shibori Yang Unik Ala Jepang

Dimana shibori berasal dari kata kerja shiboru yakni merupakan teknik pewarnaan kain yang mengandalkan ikatan dan celupan.

Dengan menghasilkan motif yang seringkali tak jauh berbeda dengan batik (meskipun dari segi pengerjaan lebih mudah dan sederhana).

Sudah tidak heran lagi jika jenis kain yang satu ini acap kali disebut dengan ‘batik’ asal Jepang.

Dimana teknik shibori ini telah digunakan sejak zaman kekaisaran Jepang beberapa ratus tahun yang lalu.

Hingga ada beberapa pewarna alami dapat bertahan 600 tahun lamanya.

Cara bikinnya pun juga serupa dengan teknik tie dye yang mengandalkan teknik ikat celup.

Dimana dengan teknik ini, beberapa kain ‘dilindungi’ agar tidak terkena corak pewarna sehingga pada hasil akhirnya tercipta pola sesuai dengan bagian yang diwarnai dan ‘dilindungi’.

Dan teknik seperti melindungi kain shibori ini dilakukan dengan menggunakan teknik seperti melipat, melilit, mengikat kain dan mencelupkannya pada pewarna indigo.

Di Indonesia sendiri teknik tie dye dikenal dengan istilah jumputan (Jawa), sasirangan (Banjarmasin), Pelangi (Palembang), Jepang memiliki shibori yang memiliki enam teknik pewarnaan yang dapat menghasilkan motif yang berbeda-beda.

Cara Membuat Motif Shibori

Cara Membuat Motif Shibori Yang Unik Ala Jepang

Bahan Dan Alat Yang diperlukan :

  • Kain katun (prisima/prima/blacu/silk) 
  • 2. Pewarna Kain (Reaktif/ Napthol /
  • Indigosol)
  • 3. Water Glass
  • Stick Es Krim / alat untuk menjepit
  • Karet gelang
  • Sarung tangan
  • Celemek

Teknik Cara Membuat Motif Shibori

1.) Lipat kain sebesar 10cm lipat bolak balik seperti saat kita hendak membuat kipas dari kertas.

2.) Saat kain sudah terlipat semua lipat kembali kain agar membentuk segitiga. lipat secara bolak balik dan hasil akhir kain berbentuk seperti sandwich.

3.) Jepit bagian sudut2 kain dengan menggunakan stick es krim lalu kuatkan jepitan dengan menggunakan karet gelang atau bisa juga menggunakan tali. Ikat kencang agar lipatan kain menjadi padat tertindih penjepit.

4.) Gunakan sarung tangan plastik lalu Basahi / rendam di air kain yang telah dijepit dengan kencang. Peras perlahan jangan sampai penjepit dan ikatan lepa

5.) Celupkan kain ke dalam larutan pewarna sesuai pola yang diinginkan

6.) Tiriskan kain yang telah dicelupkan ke larutan pewarna.

7.) Basahi kain yang telah ditiriskan ke dalam larutan Waterglass

8.) Bilas kain dibawah air mengalir sebentar saja.

9.) Jemur kain hingga kering 

Tips Cara Membuat Motif Shibori

1.) Penggunaan kain yang akan di warnai, perlu direndam selama 12 jam dengan menggunakan detergen lalu bilas dengan air bersih.

Dimana cara ini bertujuan untuk melepas lapisan lilin yang terdapat pada kain.

Bisa di lakukan perendaman dipersingkat selama 15 menit dengan menggunakan larutan bubuk TRO ( Terquise Red Oil ) caranya dengan melarutkan 1 sdm TRO dalam 1 liter air untuk 1 meter kain.

Lakukan Perendaman selama 15 menit lalu bilas sampai busa hilang dan kain bersih tidak licin.

2.) Biasanya mengunakan Kain berukuran 50×100 cm, Tapi bila ingin menggunakan kain yang lebih lebar ukurannya gunakan penjepit kain yang berukuran besar . Bisa menggunakan penjepit Hard wood / C-Clamps/ Cetakan Akrilik dll.

3.) Metode Pencampuran Pewarna Reaktif untuk mewarnai kain yaitu 2gr serbuk warna + 2gr Serbuk MS3 + 350cc Air Panas.

4.) Dengan membuat Larutan WaterGlass yaitu Campur 6 gr Water Glass dengan menggunakan 1 liter air.

5.) Penggunaan warna Kain dapat berupa  Pewarna Kimia ( Reaktif, Napthol, Indigosol ) atau bisa juga menggunakan pewarna alam  ( Indigo, Kunyit, Sechang, Kopi dll ).

6.) Bila penggunaan pewarna alami lebih memakan waktu yang lama dan berbeda caranya dengan proses ini. Untuk lebih singkat bisa gunakan saja pewarna kimia.

6.) Semakin lebar ukuran kain makin banyak larutan yang akan digunakan tinggal dikalikan saja.

7.) Jika dalam proses penjemuran kain di tambang warna yang ada di kain luntur/ Meleleh ke bawah pindahkan kain untuk dijemur di lantai/ dibawah dengan dialasi koran terlebih dahulu.

Demikianlah ulasan mengenai Cara Membuat Motif Shibori Yang Unik Ala Jepang, semoga bermanfaat.

baca : Manfaat Garam Untuk Bopeng Bekas Jerawat Lakukan 3 Tips Ini

One thought on “Cara Membuat Motif Shibori Yang Unik Ala Jepang

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!